Filosofi Logo PALAPA

PALAPA

Nama : PPSMB UGM 2013 PALAPA

Sira Gajah Mada patih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada : "Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tanjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa".


Sumpah Palapa yang dipekikkan oleh Maha Patih Gadjah Mada pada tahun 1336 Masehi punya makna kesatuan Nusantara yang hingga kini masih kita rasakan. Nusantara, istilah yang ditemukan kemudian dalam Kitab Pararaton, menunjukkan bahwa semenjak ratusan tahun yang lalu ide besar menyatukan bangsa ini sudah tercetus indah.

Semangat mempersatukan Nusantara itulah yang belakangan diadopsi dan diinternalisasi oleh Soekarno dalam upaya membebaskan Indonesia dari kolonialisme penjajah Eropa maupun Asia. Hingga akhirnya kemerdekaan bisa digenggam di bumi manusia ini. Tak pelak itu adalah buah dari Sumpah Palapa yang sebenarnya belum sempat dituntaskan oleh Gadjah Mada itu sendiri.

Semangat juang Gadjah Mada ratusan tahun silam itulah yang menginspirasi lahirnya Nusantara. Dalam konteks akademika, inspirasi inilah yang ingin disebarkan, digencarkan dan ditanamkan dalam jiwa mahasiswa Universitas Gadjah Mada. Hal ini melengkapi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang lazim dijadikan pondasi utama Perguruan Tinggi. Semangat juang Gadjah Mada yang visioner danuniversal inilah yang seyogyanya melengkapinya sehingga ada suatu nilai luhur yang bisa ditanamkan dalam sanubari mahasiswa. Mahasiswa Gadjah Mada.

Semangat Sumpah Palapa inilah alasan utama kami menamakan PPSMB UGM 2013 dengan nama agung, PALAPA. Semoga Gadjah Mada Muda bisa menyatukan Nusantara, memperbaiki Indonesia. Semoga.